West Java, IndonesiaMon - Sat: 9.00 AM - 17.00 PM

Cara Merawat Komponen kaki kaki mobil avanza

Blog thumbnail

Cara Merawat Komponen kaki kaki mobil avanza

Blog thumbnail

Mobil tokyo avanza diproduksi mulai tahun 2004 hingga 2011. Meskipun telah berusia cukup tua, permintaan akan Toyota Avanza generasi awal ini masih tinggi di pasaran mobil bekas. Seiring berlalunya waktu dan dampak faktor usia, komponen kaki kaki mobil avanza dapat mengalami kerusakan atau aus. Kerusakan pada sistem kaki-kaki mobil tersebut secara langsung akan mengurangi tingkat kenyamanan dan stabilitas saat mengemudi. Oleh karena itu, penting untuk tahu cara merawat komponen kaki kaki mobil avanza agar tetap tahan lama.

Ingin berkonsultasi terkait produk Bushing Arm? Hubungi Kami di 0818950595

1. Hindari Jalan Rusak atau Berlubang

Salah satu langkah pertama untuk menjaga keawetan komponen kaki kaki mobil avanza adalah dengan menghindari jalanan yang mengalami kerusakan. Terlalu sering melintasi jalan rusak dapat menyebabkan guncangan pada setiap komponen, sehingga meningkatkan risiko patah atau bergesernya komponen tersebut. Sebaiknya, usahakan untuk mengemudi di jalan yang rata agar kaki-kaki mobil tetap dalam keadaan normal. Apabila harus melewati jalanan berlubang atau mengemudi pada malam hari, disarankan untuk menjaga kecepatan normal dan mematuhi peraturan lalu lintas guna menjaga keselamatan saat berkendara. Dengan melakukan hal tersebut, Anda dapat mengurangi kemungkinan kerusakan pada komponen kaki kaki mobil avanza dalam waktu dekat.

2. Jangan Membawa Beban Terlalu Berat

Untuk merawat shockbreaker, sebaiknya hindari membawa penumpang atau beban melebihi kapasitas standar yang ditetapkan pabrikan. Jika hal ini terjadi secara terus-menerus dalam jangka panjang, shockbreaker mobil dapat mengalami kerusakan dan membuat penumpang merasa tidak nyaman akibat guncangan yang dirasakan selama perjalanan. Shockbreaker berperan dalam meredam guncangan atau getaran yang disebabkan oleh jalan berlubang atau polisi tidur.

Baca juga ini:  Kapan Ganti Shockbreaker Mobil? Kenali 5 Tanda-Tandanya

3. Perhatikan Komponen Bearing Mobil

Bearing memiliki fungsi untuk menjaga keseimbangan mobil dengan mengunci setiap komponen agar tetap pada posisinya, serta berfungsi sebagai bantalan roda yang memungkinkan roda mobil berputar tanpa hambatan. Untuk mengetahui apakah terdapat kerusakan atau tidak, dapat dilakukan melalui dua cara berikut: Periksa apakah terdengar suara bising yang berasal dari roda mobil? Buka roda mobil dan putar secara manual untuk memeriksa adanya suara berisik atau kerusakan pada komponen tersebut.

4. Periksa Bagian Stabilizer dan Bushing Arm

Kedua komponen kaki kaki mobil avanza ini memiliki peran penting sebagai titik penyangga roda dan pengikat lengan. Kerusakan pada kedua komponen ini akan menyebabkan suara berderak atau berdecit pada roda mobil. Apabila kedua komponen ini mengalami kerusakan, kendali mobil dapat menjadi sulit. Hal ini tentu sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, selalu lakukan pemeriksaan rutin pada kedua komponen ini. Jika kerusakan masih ringan, umumnya dapat ditangani oleh bengkel. Untuk merawatnya, lakukanlah servis secara rutin dengan membersihkan stabilizer dan bushing arm. 

5. Lakukan Spooring dan Balancing Ban Mobil

Ban mobil adalah komponen kaki kaki mobil avanza yang sering bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Semakin sering terjadi kontak antara ban mobil dan permukaan jalan, maka ban akan mengalami keausan lebih cepat dan dapat menyebabkan ketidakseimbangan atau pergeseran pada kaki-kaki mobil. Untuk mengatasi masalah tersebut, disarankan untuk melakukan spooring dan balancing pada roda mobil. Spooring dan balancing merupakan proses yang berbeda namun keduanya penting untuk menjaga kondisi ban mobil agar lebih tahan lama dan terjaga dengan baik.

6. Ganti Ban Mobil secara Teratur

Apabila mobil sering digunakan untuk perjalanan jarak jauh atau sudah berusia lanjut, penting untuk memperhatikan kondisi ban mobil. Sebaiknya, gantilah ban mobil setiap 40.000 kilometer atau setiap tiga tahun. Tindakan ini bertujuan untuk menjaga performa ban agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Ban yang sudah aus atau botak dapat menjadi berbahaya bagi kendaraan karena dapat membuat mobil menjadi licin dan sulit dikendalikan, terutama saat melintasi jalan basah atau menurun.

Baca juga ini:  Masalah Nissan Livina: Kaki Kaki Mobil bunyi? Ganti Karet Ini cuman Rp 1 Jutaan

7. Upgrade Karet Suspensi seperti Karet Stabilizer dan Karet Lateral Panhard dengan Protoflex

Merawat mobil Anda dengan baik adalah kunci untuk memastikan agar kendaraan tetap berkinerja optimal dalam jangka waktu yang lama. Salah satu cara efektif untuk meningkatkan performa dan daya tahan mobil Anda adalah dengan mengupgrade karet suspensi ke Protoflex yang menggunakan bahan Polyurethane. Polyurethane merupakan bahan yang dikenal lebih tahan lama dan awet dibandingkan dengan bahan karet konvensional yang sering digunakan pada suspensi mobil. Dengan mengganti karet suspensi dengan Protoflex berbahan Polyurethane, Anda dapat mengharapkan mobil Anda memiliki suspensi yang lebih kuat dan tahan lama.

Selain itu, keandalan produk Protoflex yang menggunakan Polyurethane juga ditunjang dengan garansi seumur hidup, memberikan kepastian bahwa Anda tidak perlu khawatir tentang kerusakan suspensi di masa depan. Dengan memilih untuk mengupgrade karet suspensi mobil Anda ke Protoflex berbahan Polyurethane, Anda memberikan perlindungan dan perawatan yang baik kepada kendaraan Anda, sehingga memungkinkan mobil tersebut tetap berperforma optimal dan menjaga kenyamanan serta keamanan selama penggunaannya.

BACA JUGA: CIRI-CIRI STABILIZER MOBIL ANDA MENGALAMI KERUSAKAN

Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.