West Java, IndonesiaMon - Sat: 9.00 AM - 17.00 PM

Kapan Ganti Shockbreaker Mobil? Kenali 5 Tanda-Tandanya

ganti shockbreaker mobil

Kapan Ganti Shockbreaker Mobil? Kenali 5 Tanda-Tandanya

ganti shockbreaker mobil

Pernahkah kamu bertanya-tanya, kapan ganti shockbreaker mobil? Hal ini dikarenakan kamu perlu mengganti shockbreaker secara rutin untuk menjaga kualitasnya tetap optimal.

Pada umumnya, shockbreaker mampu bertahan hingga jangka waktu 5 tahun dalam penggunaan normal. Namun, kemungkinan besar komponen ini cuma tahan dalam waktu 3 tahun saja bila kamu sering melintasi jalan-jalan yang rusak atau jelek.

Shockbreaker sendiri punya peran penting dalam meredam guncangan dan getaran berlebih yang disebabkan oleh pergerakan spring, sehingga akan mencegah terjadinya rolling. Cara kerjanya didasarkan pada sistem hidrolik yang dirancang untuk mengurangi efek getaran saat mobil berjalan.

Lantas, kapankah waktu yang tepat untuk ganti shockbreaker mobil?

Ingin berkonsultasi terkait produk Bump Stop? Hubungi Kami di 0818950595

Kapan Harus Ganti Shockbreaker Mobil?

Berapa lama sebaiknya kamu ganti shockbreaker mobil? Kami menganjurkan agar kamu mengganti shockbreaker tiap 5 tahun sekali. Sebab, pada umumnya komponen ini akan mengalami penurunan kualitas saat sudah mencapai usia tersebut. 

Selain itu, kami sarankan agar kamu melakukan servis mobil secara berkala setiap 5 tahun. Pada saat sedang servis, kamu juga dapat mempertimbangkan untuk mengganti shockbreaker mobil. Meskipun begitu, jangan heran jika waktu untuk mengganti komponen ini bisa lebih cepat. Misalnya saja ketika mobil menginjak usia 3-4 tahun. Hal ini terutama berlaku jika kamu sering mengendarai mobil di medan yang cukup berat.

Tanda-Tanda Perlu Ganti Shockbreaker Mobil

Memang benar bahwa rata-rata waktu penggantian shockbreaker mobil adalah sekitar 5 tahun. Namun, kamu bisa menggantinya lebih cepat jika menemukan beberapa indikasi kalau shockbreaker rusak. Berikut telah kami rangkum tanda-tanda bila komponen ini memang perlu diganti, yaitu:

1. Ayunan Mobil Berlebihan

Salah satu tanda bahwa shockbreaker perlu diganti adalah saat ayunan mobil terasa berlebihan. Terutama jika kamu sedang mengemudi di jalan berlubang atau bergelombang. Kamu mungkin akan merasa mobil seperti bergoyang ke kiri dan kanan, sehingga butuh waktu lama untuk bisa stabil lagi.

Baca juga ini:  Kenali Penyebab Limbung pada Mobil dan Cara Mengatasinya

2. Muncul Suara Berisik

Indikasi kedua yang perlu kamu perhatikan adalah jika kamu mendengar suara berisik yang berasal dari suspensi belakang mobil. Apabila kamu mendengar bunyi mengganggu seperti ini, kami sarankan agar segera mengecek kondisi shockbreaker ke bengkel terdekat. Sebab, suara berisik sering menjadi patokan bagi pengendara untuk mengetahui apakah shockbreaker mobil masih berfungsi dengan baik atau sudah rusak.

3. Mobil Tak Seimbang

Tanda berikutnya ialah mobil justru miring padahal kamu sedang parkir di permukaan yang rata. Perbedaan jarak antara ban dan spakbor di setiap roda juga dapat menjadi indikasi kalau shockbreaker sudah harus diganti.

4. Oli Bocor atau Merembes

Pernahkah kamu menemukan oli shockbreaker bocor? Jika iya, itu juga salah satu pertanda. Apabila kamu mendapati adanya oli yang merembes, hal ini berarti menunjukkan shockbreaker mobil sedang bermasalah atau mengalami gangguan.

5. Ban Mobil Aus

Indikasi terakhir yang perlu kamu perhatikan adalah jika ban mobil terlihat tidak merata. Contohnya, satu ban mobil mungkin tampak kempis sementara ban lainnya tetap normal, padahal tidak terjadi kebocoran. Nah, hal ini boleh jadi indikasi kalau shockbreaker perlu segera diganti.

Bagaimana Cara Ganti Shockbreaker Mobil?

Pada umumnya, pergantian shockbreaker lebih baik dilakukan di bengkel terdekat rumah Anda. Dengan membawa mobil ke bengkel yang kompeten, teknisi berpengalaman akan melakukan evaluasi dan mengganti shockbreaker yang rusak atau aus. Sehingga nantinya mobil Anda akan tetap dalam kondisi prima.

Nah, bila kita membicarakan tentang shockbreaker, hal ini sangat berkaitan erat dengan bump stop. Shockbreaker memang bertanggung jawab untuk meredam getaran serta benturan saat mobil bergerak di jalan tak rata. Namun, bump stop yang terletak di dekat/atas shockbreaker lah yang berperan sebagai “penahan” saat terjadi benturan keras. 

Baca juga ini:  Tipe-Tipe Shockbreaker Mobil Populer

Maka dari itu, agar shockbreaker bertahan lama, ada baiknya Anda mencoba produk bump stop PROTOFLEX MICROCELLULAR POLYURETHANE BUMP STOP ID 20MM, PROTOFLEX MICROCELLULAR POLYURETHANE BUMP STOP ID 12MM, dan PROTOFLEX MICROCELLULAR POLYURETHANE BUMP STOP ID 18MM. 

Protoflex Bump Stop terbuat dengan bahan polyurethane foam berkualitas tinggi yang dirancang khusus untuk menghasilkan efek kompresi progresif, melindungi shockbreaker dari benturan dan membuat benturan tersebut terasa nyaman di kabin. Dengan menggunakan Protoflex Bump Stop, shockbreaker Anda terjaga baik dari benturan dan berkendara akan semakin nyaman.

Nah, itulah tadi pembahasan singkat mengenai kapan waktu yang tepat untuk ganti shockbreaker mobil serta tanda-tanda komponen tersebut perlu diganti. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda, ya! Jika ada pertanyaan lebih lanjut, Anda bisa menghubungi nomor 0818950595.

BACA JUGA: CUMAN 200 RIBU ATASI MASALAH KAKI-KAKI TOYOTA VIOS / YARIS BAKPAO DENGAN GANTI KARET STABIL: MURAH BANGET!

Leave a Reply

Shopping cart

0

No products in the cart.